PARENTING ARTICLES

/

OTHERS

Article Tablet Article Mobile

Tips Diet Sehat untuk Ibu Menyusui

Setiap asupan makanan dan minuman yang Ibu konsumsi selama masa menyusui akan berpengaruh terhadap kualitas ASI yang dihasilkan. Di artikel berikut, Tim Ahli Nutriclub akan memberikan tips mengenai diet sehat bagi Ibu Menyusui.

Diet Sehat Selama Masa Menyusui

Kunci utama menu diet sehat selama menyusui adalah dengan mengonsumsi makanan yang bervariasi dan kaya akan protein. Variasi menu diet juga akan membantu si Kecil untuk lebih mudah menjalani proses penyapihan kelak. Selama menjalani diet sehat yang seimbang, usahakan untuk menjaga agar tubuh Ibu tidak kekurangan cairan. Minum air putih yang cukup dan konsumsi diet yang seimbang turut berpengaruh dalam menjaga kadar ASI dalam tubuh.

Sekarang adalah saat yang tepat bagi Ibu untuk lebih memperhatikan menu diet demi menunjang proses tumbuh kembang si Kecil. Ketika menyusui si Kecil, Ibu juga perlu memperhatikan setiap perubahan dari konsumsi pola makan yang lebih sehat. Sebagai panduan awal, Ibu dapat mengikuti tips menu diet sehat berikut ini:

  • Konsumsi lima porsi sayur dan buah-buahan setiap hari. Baik dalam kondisi buah segar, beku, atau produk buah-buahan yang dikeringkan.
  • Karbohidrat dasar seperti nasi, mie, roti gandum, dan pasta dengan porsi secukupnya.
  • Konsumsi makanan yang mengandung banyak serat, seperti produk berbahan dasar gandum utuh, buah-buahan, dan beragam sayuran.
  • Konsumsi protein dari daging tanpa lemak, unggas, ikan, telur dan kacang-kacangan.
  • Kalsium dari susu dan produk olahan susu seperti keju dan yogurt.
  • Konsumsi setidaknya dua porsi ikan setiap minggu, dengan satu porsi makanan yang kaya kandungan minyak ikan.

Hindari Makanan Berkadar Gula Tinggi

Makanan yang mengandung kadar gula tinggi seringkali tidak membantu memenuhi kandungan nutrisi harian Ibu. Ganti konsumsi makanan manis seperti biskuit, kue, dan coklat dengan camilan sehat, seperti biji bunga matahari, biji labu dengan kismis. Akan jauh lebih baik apabila Ibu mengganti konsumsi makanan manis dengan makanan yang kaya protein dan serat. Pilih menu daging tanpa lemak dan salad sayuran kaya serat sebagai solusi pilihan pengganti makanan manis. Konsumsi ikan salmon dan sarden juga bisa menjadi pilihan untuk sumber protein yang sangat baik untuk mendukung tumbuh kembang si Kecil saat Ibu menyusui.

Pastikan Kebutuhan Cairan Tubuh Terpenuhi

Minum air putih yang cukup sangat berpengaruh dalam menjaga kadar dan jumlah produksi ASI dalam tubuh. Pastikan Ibu meminum minimal dua liter atau delapan gelas air putih per hari. Walau air putih merupakan sumber cairan terbaik untuk memenuhi kebutuhan cairan harian dalam tubuh, Ibu juga dapat mengombinasikannya dengan konsumsi susu atau jus buah.

Teliti Jenis Makanan yang Berdampak Pada ASI

Apabila si Kecil terlihat gelisah atau menangis setelah menerima ASI dari Ibu yang sebelumnya mengonsumsi jenis makanan tertentu, pehatikan jenis makanan tertentu tersebut. Perhatikan apakah makanan yang di konsumsi Ibu bersifat pedas, berpotensi alergi, atau sebagainya. Teliti lebih lanjut apabila hal ini terjadi berulang, pastikan Ibu mencatat apabila ada jenis makanan tertentu yang menyebabkan si Kecil merasa tidak nyaman setelah menerima ASI. Setelah itu, segera konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan profesional terkait agar Ibu dapat mengambil langkah yang tepat.

Konsumsi Vitamin D dan Asam Lemak Esensial

Vitamin D  merupakan nutrisi esensial untuk pertumbuhan tulang. Konsumsi Vitamin D yang cukup akan membantu memenuhi kebutuhan nutrisi penting dan mengurangi risiko si Kecil terkena penyakit tulang. Asam lemak esensial seperti AA dan DHA yang ada pada omega 6 dan omega 3 juga merupakan kebutuhan nutrisi esensial bagi tumbuh kembang si Kecil. Nutrisi tersebut dapat ditemui pada jenis makanan seperti ikan salmon, tuna, dan sarden. Dengan konsumsi asam lemak esensial yang tepat dan seimbang, proses perkembangan otak dan visual si Kecil dapat berjalan secara optimal.