PARENTING ARTICLES

/

FEED

Article Tablet Article Mobile

Optimalkan Perkembangan Otak Bayi dengan Asam Linoleat

Fakta Asam Linoleat

Asam linoleat termasuk pada kategoriasam lemak esensial Omega 6. Nutrisi ini penting untuk perkembangan otak serta tubuh si kecil. Asam linoleat berperan dalam produksi sel, mengatur sistem saraf dan memperkuat sistemkardiovaskular. Tubuh tidak bisa memproduksi asam linoleat sendiri, karena ini berasal dari asupan nutrisi yang Ibu konsumsi. 

Sumber Makanan Untuk Otak

- ASI

- Lemak ikan, seperti ikan tuna dan salmon

- Minyak kanola

- Minyak kacang kedelai

- Minyak kacang kenari

Fungsi Asam Linoleat

- Memiliki peran penting bagi perkembangan dan fungsi otak.

- Mempengaruhi pembentukan sel dalam tubuh.

- Mengatur sistem saraf.

- Memperkuat sistem kardiovaskular.

- Membangun sistem kekebalan tubuh.

- Membantu tubuh menyerap nutrisi.

 

Asam Linoleat untuk si kecil

- 60% bobot kering otak janin terdiri dari kandungan asam lemak omega 3 dan omega 6.

- Angka Kecukupan Gizi (AKG) Indonesia 2013, menganjurkan bayi pada usia 0-11 bulan mendapat asupan 4,4 gram omega 6 per hari dan 0,5 gram omega per hari.

 

Sumber:

- Rump and Mensink. AJCN, 2001: 797- 806

- Hansen and Wiese. Pediatrics, 1963: 171 -192