PARENTING ARTICLES

/

FEED

Article Tablet Article Mobile

4 Mitos Populer Seputar Makanan Si Kecil

Mengenali fakta seputar makanan bagi bayi merupakan hal terbaik agar Ibu tidak mudah percaya pada mitos yang beredar luas di masyarakat.

Untuk memisahkan antara mitos dengan fakta yang ada, Dr. Andrew Adesman penulis buku bertajuk Baby Facts meluruskan 4 mitos terpopuler seputar makanan bayi.

Si Kecil Alergi dengan ASI
Mitos: Si Kecil bisa mengalami alergi air susu ibunya.

Realita: Tidak ada satupun bayi yang alergi dengan air susu ibunya. Ibu dan si Kecil memiliki kesamaan genetik hingga 50%, belum pernah ada reaksi antibodi terhadap susu yang dihasilkan oleh Ibu. Si Kecil bisa mengalami alergi dari makanan yang Ibu konsumsi, dimana saripati makanan itu terserap pada tubuh si Kecil melalui ASI. Bila si Kecil mengalami alergi, lanjutkan pemberian ASI, karena ASI mampu mengurangi reaksi alergi si Kecil.

Penjelasan Dr. Adesman: "Faktanya alergi ASI adalah hal yang secara biologis mustahil. Apa yang terjadi adalah si Kecil bisa mengalami reaksi alergi pada makanan yang Ibu konsumsi."


Air mineral untuk Bayi ASI Eksklusif
Mitos: Bayi yang menjalani program ASI Ekslusif juga membutuhkan air mineral.

Realita: ASI merupakan satu-satunya cairan yang dibutuhkan si Kecil. 85% dari ASI adalah kandungan air. Di saat suhu udara lebih panas, si Kecil membutuhkan lebih banyak ASI agar ia tidak dehidrasi, Ibu tidak perlu memberikan si Kecil air mineral.

Penjelasan Dr. Adesman: "ASI adalah yang terbaik jika kondisinya memungkinkan. Ibu tidak perlu memberikan si Kecil air mineral ataupun suplemen tambahan hingga ia menginjak usia 6 bulan dan siap mengonsumsi makanan padat pertamanya. Kecuali jika kondisi si Kecil disarankan oleh dokter untuk mengonsumsi cairan maupun suplemen ekstra."