kalender kehamilan seputar kehamilan

Kalender Kehamilan

Pilih kalender perkembangan kehamilan ibu berdasarkan :

BULAN
1
MINGGU
2

Memilih Obat Batuk dan Flu untuk Ibu Hamil

Manfaat Seng selama Hamil bagi Masa Depan Anak

Tips Atasi Stres Pada Ibu Hamil

Keywords : Kesehatan

Stres yang berlebihan mampu meningkat menjadi depresi yang dapat membuat calon Ibu melakukan hal-hal yang membahayakan kehamilannya

Penulis :dr. Marcella Auditta

Reviewer : dr. Bram Pradipta, Sp.OG

Mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan si Kecil memang bukan perkara yang mudah. Salah satu hal yang menjadi penyebab stress adalah banyaknya perubahan yang Ibu rasakan selama menjalani masa kehamilan. Perubahan tersebut dapat terjadi dari segi kondisi fisik, mental, emosi, hingga hubungan sosial. Beberapa perubahan tersebut mungkin dapat diterima dengan baik, namun beberapa perubahan lain dapat berpotensi menimbulkan stress dan kekhawatiran tersendiri bagi Ibu.

Perasaan tertekan atau stres dapat terjadi selama kehamilan, seperti halnya stres yang terjadi pada umumnya. Namun, stres yang terjadi terus menerus dapat membuat Ibu tidak nyaman, hingga menyebabkan kesulitan untuk tidur, sakit kepala, kehilangan nafsu makan atau perilaku makan yang berlebihanan. Terkait dengan kondisi kehamilan, stres pada Ibu hamil juga berpengaruh terhadap tumbuh kembang si Kecil dalam kandungan.

Pengaruh Stres Ibu Terhadap si Kecil

Tingginya tingkat stres dapat menetap untuk waktu yang lama, dan berujung menyebabkan beragam masalah kesehatan, seperti tekanan darah tinggi dan penyakit jantung. Ketika Ibu sedang menjalani kehamilan, stres dapat meningkatkan risiko memiliki bayi prematur (lahir sebelum 37 minggu kehamilan) atau bayi dengan berat lahir rendah (berat kurang dari 2.500g). Si Kecil yang lahir terlalu cepat atau terlalu kecil memiliki risiko masalah kesehatan yang lebih tinggi dibandingkan bayi yang terlahir normal.

Pengaruh stres pada masa kehamilan tidak hanya terjadi pada janin namun dapat berlanjut dan memberikan dampak negatif pada si Kecil dari fase bayi hingga usia sekolah. Suatu studi epidemiologis menunjukkan bahwa stres dalam kehamilan dapat meningkatkan tingkat aborsi spontan, malformasi janin, dan kelahiran prematur.

Balita yang lahir dari Ibu dengan kondisi stres memiliki kemampuan intelektual dan berbahasa yang lebih buruk. Dalam komunitas skala besar, penelitian O'Connor menemukan hubungan yang kuat antara stres prenatal dan munculnya masalah pada anak-anak di usia empat dan enam tahun. Bahkan ada penelitian yang menyatakan gejala stres saat kehamilan dapat meningkatkan risiko si Kecil terdiagnosis dengan ADHD.

Did you know?

”Melahirkan untuk pertama kalinya mungkin akan membuat Ibu merasa khawatir atau takut karena belum mengerti dan belum pernah mengalami persalinan, sehingga Ibu menjadi stres dan gelisah. Namun, hal ini dapat Ibu redakan. Ketahui selengkapnya di sini.“

LIHAT LENGKAP

Penyebab Stres Pada Ibu Hamil

Stres pada Ibu hamil dapat berasal dari beragam sebab, namun ada beberapa penyebab yang umumnya dijumpai antara lain:

  • Rasa ketidaknyamanan saat hamil, seperti mual, sembelit, lelah atau memiliki rasa sakit di punggung.
  • Perubahan hormon yang menyebabkan suasana hati berubah, sehingga lebih sulit untuk menangani stres. Ketika stres, tubuh mengeluarkan hormon seperti Kortisol dan Adrenaline yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan janin.
  • Kekhawatiran tentang proses persalinan atau bagaimana merawat bayi.
  • Stress juga dapat muncul dari kesibukan dan pekerjaan Ibu.

Tips menangani stress

Jangan terlalu berlarut-larut ketika dalam kondisi stres, apalagi saat si Kecil masih berada dalam rahim Ibu. Fokuskan perhatian Ibu pada proses perkembangan kehamilan dan sediakan waktu istirahat yang cukup. Ajak si kecil mengobrol dan bernyanyilah untuknya. Kegiatan tersebut juga akan memperkuat ikatan Ibu dengan si Kecil ketika dia lahir.

Selain beristirahat, Ibu juga harus mengonsumsi makanan yang bergizi dan minum air yang cukup. Konsumsi makanan yang kaya dengan omega 3, vitamin, dan mineral untuk membantu memperbaikimoodIbu. Ambil waktu sejenak untuk beraktifitas fisik dan melakukan olahraga ringan. Ibu dapat melakukan olahraga yang Ibu sukai namun dalam intensitas yang tidak terlalu berat, misalnya berenang, yoga, senam hamil, dsb.

Persiapkan segala sesuatu dengan matang, seperti mengetahui bagaimana proses kelahiran yang akan Ibu jalani, serta seringlah berkonsultasi pada Ibu lain yang sudah berpengalaman mengalami masa kehamilan, atau kepada bidan dan dokter yang pemeriksa kehamilan Ibu.

Lakukan relaksasi dengan cara memijat juga dapat membantu melemaskan otot dan pikiran Ibu. Meditasi, juga dapat menjadi pilihan alternatif dan bermanfaat menurunkan kadar hormon stres kortisol dalam tubuh. Cobalah untuk bermeditasi dengan cara duduk di tempat yang tenang dan menutup mata Ibu. Tarik napas dalam-dalam dan perlahan melalui hidung, sambil menjaga posisi bahu tetap rileks. Lakukan pada saat istirahat di antara kesibukan kegiatan Ibu.

Jika tingkat stres calon Ibu meningkat sampai di titik di mana tidak mampu ditanganinya sendiri, segera konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan Terkait untuk mendapatkan saran medis dan diagnosa yang tepat terkait kondisi kesehatan Ibu.

Daftar Pustaka

  1. March of Dimes. Stress and pregnancy [Internet]. Marchofdimes.org. 2016 [cited 4 June 2016]. Available from: http://www.marchofdimes.org/pregnancy/stress-and-pregnancy.aspx
  2. Watson S. Can Your Stress Affect Your Fetus? [Internet]. WebMD. 2016 [cited 4 June 2016]. Available from: http://www.webmd.com/baby/features/stress-marks
  3. Grizenko N, et al. Maternal Stress during Pregnancy, ADHD Symptomatology in Children and Genotype: Gene-Environment Interaction. Journal of the Canadian Academy of Child and Adolescent Psychiatry [Internet]. 2012 [cited 4 June 2016];21(1):9. Available from: http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3269259/
  4. DiPietro J. Maternal Stress in Pregnancy: Considerations for Fetal Development. Journal of Adolescent Health. 2012;51(2):S3-S8. Available from: http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3402207/
  5. Olson S. Pregnant Women Need To Relax To Avoid Harming Their Babies [Internet]. Medical Daily. 2015 [cited 4 June 2016]. Available from: h ttp://www.medicaldaily.com/pregnant-womens-stress-can-cause-damage-growing-baby-relaxation-key-319370
  6. BabyCentre. 10 ways to survive stress in pregnancy [Internet]. . 2016 [cited 4 June 2016]. Available from: http://www.babycentre.co.uk/a552044/10-ways-to-survive-stress-in-pregnancy
Sumber:

Dapatkan Expert Content Berisi Aneka Resep, Tools, dan Artikel yang Disesuaikan dengan Kebutuhan Ibu dan si Kecil

JOIN NUTRICLUB MEMBERSHIP