kalender kehamilan seputar kehamilan

Kalender Kehamilan

Pilih kalender perkembangan kehamilan ibu berdasarkan :

BULAN
1
MINGGU
2

Perubahan Mood Di Masa Kehamilan

Mitos dan Fakta Seputar Kontrasepsi

Mitos Atau Fakta: Ibu Hamil Tidak Boleh Mewarnai Rambut

Keywords : Fakta & Mitos

Setiap tetes bahan kimia yang dioleskan pada kulit Ibu, akan terserap tubuh melalui pori-pori kulit. Termasuk jika Ibu mewarnai rambut, meski sangat sedikit, namun zat kimia yang terkandung pada pewarna rambut akan diserap oleh tubuh.

Ini yang menyebabkan muncul mitos bahwa mewarnai rambut di masa kehamilan dapat mengganggu tumbuh kembang janin di dalam kandungan Ibu. Mitos lain bahkan mengatakan bahwa mewarnai rambut dapat membuat janin mengalami kelainan bawaan ketika lahir, benarkah?

Meski faktanya zat kimia pada pewarna rambut memang terserap tubuh, namun jumlahnya sangat kecil dan beragam penelitian menegaskan bahwa pewarna rambut tidak berbahaya bagi perkembangan janin. Ini artinya Ibu masih bisa mewarnai rambut selama masa kehamilan.

Did you know?

"Meski belum ada penelitian yang mengatakan bahwa mewarnai rambut berbahaya bagi janin, namun mungkin saja ada sedikit dari pewarna rambut itu yang diserap kulit kepala dan masuk ke janin dalam jumlah sedikit sekali dan dianggap tidak berbahaya."

dr. Riyani M. limoa, M.Kes, SpOG



Syarat Sebelum Mewarnai Rambut

  • Tunggu hingga memasuki periode kehamilan trimester kedua.

*) Dokter menyarankan kepada ibu hamil untuk tidak melakukan proses pewarnaan rambut sampai usia kehamilan di atas tiga bulan. Karena pada tiga bulan pertama kehamilan, tubuh Ibu masih beradaptasi dengan banyaknya perubahan hormon. Penggunaan zat kimia saat terjadi perubahan hormon yang signifikan, bisa menimbulkan alergi.

  • Lakukan pewarnaan rambut di tempat yang memiliki sirkulasi udara.

*)Hal ini perlu dilakukan agar Ibu tidak menghirup aroma kuat dari cairan pewarna rambut. Karena pada umumnya Ibu hamil sensitif terhadap aroma yang menyengat.

  • Jangan tinggalkan cairan pewarna rambut di kulit kepala lebih lama dari yang disarankan pada kemasannya.
  • Cuci rambut dan kulit kepala hingga bersih untuk membilas cairan pewarna rambut.
  • Gunakan sarung tangan saat mewarnai rambut.
  • Perhatikan dengan cermat kandungan yang terdapat pada pewarna rambut, Ibu bisa pilih opsi pewarna rambut yang lebih aman seperti henna.
  • Lakukan tes alergi, dengan meneteskan sedikit cairan pewarna rambut ke permukaan kulit dan tunggu beberapa saat. Bila tidak mengalami gejala alergi, Ibu bisa lanjutkan proses pewarnaan rambut.

Dengan Layanan Expert SMS, Nikmati Ragam Informasi Langsung ke Ponsel Ibu

JOIN NUTRICLUB MEMBERSHIP

Buy Now