Loader
kalender kehamilan seputar kehamilan

Kalender Kehamilan

Pilih kalender perkembangan kehamilan ibu berdasarkan :

BULAN
1
MINGGU
2

Gerakan Senam untuk Ibu Hamil

Redakan Rasa Takut Menghadapi Persalinan

Tips Cepat Hamil: Makanan untuk Meningkatkan Kesuburan Wanita

Keywords : Aktivitas

Nutrisi merupakan unsur penting yang tidak boleh dilupakan dalam hal menjaga kesuburan. Setiap pasangan suami istri harus memperhatikan konsumsi nutrisi selama proses mempersiapkan kehamilan demi meningkatkan angka probabilitas untuk hamil.

Penulis : dr.David Susanto (dokter internship di RSUD Sayidiman, Magetan)

Reviewer : dr.Bram Pradipta ,Sp.OG

Mempersiapkan Kondisi Kesuburan

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), Infertilitas atau gangguan kesuburan adalah sebuah permasalahan sistem reproduksi yang dapat digambarkan dengan kegagalan untuk memperoleh kehamilan setelah 12 bulan atau lebih setelah melakukan hubungan seksual secara teratur tanpa menggunakan alat konsepsi.

Jika infertilitas terjadi pada pasangan suami istri, baik Ibu maupun suami perlu mengonsultasikannya kepada dokter untuk mengetahui adanya gangguan pada fungsi hormon atau adanya kelainan pada anatomi organ reproduksi. Selain itu, diperlukan perubahan gaya hidup, seperti menghindari konsumsi alkohol, tidak menjadi perokok aktif maupun pasif, mengontrol berat badan yang ideal, olahraga yang cukup dan teratur, menghindari pekerjaan yang terpapar bahan - bahan kimia, serta mengonsumsi makanan yang dapat membantu kesuburan.

Did you know?

”Memilih variasi makanan dari tiap kelompok makanan yang berbeda dapat menjamin keseimbangan nutrisi yang Ibu dapatkan. Ketahui selengkapnya di sini.“

LIHAT LENGKAP

Makanan untuk Meningkatkan Kualitas Kesuburan

Menjaga pola makan yang baik berperan penting dalam upaya meningkatkan kualitas kesuburan Ibu agar cepat hamil. Berikut beberapa asupan makanan yang dapat Ibu konsumsi untuk meningkatkan kualitas kesuburan:

1)   Air

Mengonsumsi air yang sesuai dengan kebutuhan tubuh harian dapat menjaga fungsi organ tubuh serta membantu menyalurkan nutrisi keseluruh tubuh dan menjaga keseimbangan hormon.

2)   Karbohidrat komplek

Ibu dapat menemukan karbohidrat komplek di dalam makanan seperti gandum, beras merah, sayuran dan pasta. Karbohidrat komplek lebih baik daripada karbohidrat simplek, karena memiliki indeks glikemik yang rendah dan kaya akan serat. Ibu juga disarankan untuk mengonsumsi buah-buahan, karena kaya dengan beragam zat gizi lain yang diperlukan oleh tubuh. Pemilihan karbohidrat komplek juga dapat menurunkan kejadian resistensi hormon insulin sehingga membantu dalam menyeimbangkan hormon reproduksi.

3)   Protein

Protein diperlukan tubuh untuk membantu pertumbuhan sel, meningkatkan fungsi imun, memperbaiki sel yang rusak, dan sebagai salah satu bahan dasar dalam produksi hormon di dalam tubuh. Protein yang baik untuk membantu kesuburan dapat diperoleh dari protein nabati, seperti telur, kacang kedelai, tahu, tempe dan dan dari protein hewani seperti ayam dan ikan.

4)   Lemak 'baik'

Lemak merupakan bahan baku yang penting dalam produksi hormon. Penting untuk cerdas dalam memilih jenis lemak yang akan Ibu konsumsi. Lemak tidak jenuh merupakan pilihan lemak yang paling baik. Kandungan lemak ini banyak terdapat pada ikan salmon, olive oil, buah alpukat, dan dapat ditambahkan suplementasi yang kaya akan omega-3 sesuai dengan anjuran dokter.

5)   Susu murni

Meskipun susu murni memiliki kandungan lemak jenuh, terdapat penelitian yang menyatakan bahwa terdapat hubungan antara peningkatan kesuburan dengan mengonsumsi susu murni, karena adanya kandungan hormon pada susu yang mampu membantu meningkatkan kesuburan Ibu.

6)   Nutrisi penting lainnya

Zink atau Seng merupakan nutrisi yang penting dalam menjaga kesuburan. Kebutuhan tubuh akan zink adalah 15 mg setiap harinya, dan dapat ditemukan pada sayuran, telur, gandum, kacang-kacangan, dan buah-buahan.

Selain itu konsumsi beragam nutrisi seperti Vitamin B6, yang penting dalam meregulasi hormon reproduksi. Vitamin B6 dapat ditemukan pada telur, ikan salmon, kacang kedelai, dan pisang. Vitamin C juga merupakan nutrisi yang dapat membantu terjadinya ovulasi didalam tubuh. Dapat ditemukan pada sayuran, buah-buahan yaitu strawberi, jeruk, kiwi, dan mangga. Dan yang terakhir, Vitamin E, merupakan nutrisi yang diperlukan untuk meningkatkan fungsi hormon dan dapat ditemukan pada minyak beragam ikan, gandum, kacang-kacangan, dan sayuran.

DAFTAR PUSTAKA

  1. Soebijanto S, Hestiantoro A, Kemal A, afdal, et al. Konsensus Penanganan Infertilitas. 2013; 1-17. 
  2. Oktarina A, Abadi A, dan Bachsin R. Faktor - faktor yang Memengaruhi Infertilitas pada Wanita di Klinik Fertilitas Endokrinologi Reproduksi. MKS. 2014; 46(4):295-6.
  3. Infertility : An Overview. A Guide for Patients Revised 2012. American Society for Reproductive Medicine. 2012;1-15.
  4. Imler PB dan Wilbanks D. The Essential Guide to Getting Pregnant. 2010; 20-25.
  5. Heap A. Boost your fertility - the natural solution. Fertile Ground Nutrition. 2014; 1-34.
  6. Donkersloot M. Optimizing female fertility through diet. ENC. 2013; 1-8.
Sumber:

Dapatkan Expert Content Berisi Aneka Resep, Tools, dan Artikel yang Disesuaikan dengan Kebutuhan Ibu dan si Kecil

JOIN NUTRICLUB MEMBERSHIP