pertumbuhan balita seputar balita

Pertumbuhan Balita

Dampingi tumbuh kembang si Kecil dengan beragam informasi dengan pilih kalender pertumbuhan balita berdasarkan :

PERKEMBANGAN TAHUN KE
1

5 Gangguan Pencernaan Yang Umum Dialami Balita

Kenali Diare Pada Anak: Jenis, Tanda Bahaya, dan Pencegahan

Kenali Makanan Penyebab Alergi Pada Anak

Keywords : Aktivitas & Edukasi

Orang tua tentu khawatir mengenai kondisi anak terutama bila menyangkut pemberian makanan.

        Namun apakah Anda menyadari jika anak memiliki alergi terhadap makanan tertentu? Mari simak ulasan berikut agar lebih memahami mengenai alergi makanan.

Apa itu Alergi Makanan?

        Alergi makanan merupakan suatu kumpulan gejala pada organ tubuh akibat reaksi alergi terhadap bahan makanan tertentu. Reaksi alergi merupakan suatu reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap suatu zat pemicu alergi (disebut Allergen) yang secara umum tidak berbahaya bagi tubuh (misalnya makanan, serbuk bunga, debu, obat-obatan dan lainnya) sehingga tubuh akan memproduksi antibodi alergi yang merupakan protein dari sistem kekebalan tubuh yang bereaksi terhadap zat pemicu alergi saat tubuh terpapar bahan pemicu alergi. 1

Epidemiologi Alergi Makanan

        Diperkirakan sekitar 220-250 juta penduduk di seluruh dunia menderita alergi makanan. Alergi makanan terjadi pada 4-8% anak-anak dan 5% orang dewasa di USA.2  Pada anak yang salah satu orangtuanya memiliki riwayat atopi (riwayat kecenderungan menderita penyakit alergi) maka kemungkinan anak memiliki riwayat alergi sebesar 17-29%, sementara itu apabila kedua orang tua memiliki riwayat atopi maka kemungkinan anak memiliki riwayat alergi menjadi lebih tinggi hingga 53-58%.1

Did you know?

“Prinsip utama mencegah alergi makanan adalah menghindari makanan pencetus alergi. Meskipun tidak bisa membaik sepenuhnya, tetapi alergi makanan akan membaik pada usia tertentu. Imaturitas saluran cerna membaik sehingga gejala alergi berkurang”

dr. Marlyn Malonda, Sp.A

Makanan Penyebab Alergi

Menurut FDA (Food and Drug Administration) berikut merupakan makanan yang dapat memicu reaksi alergi: 4

  1. Susu
  2. Telur
  3. Ikan
  4. Makanan laut seperti kepiting, lobster, dan udang
  5. Kacang pohon seperti almond dan biji kenari
  6. Kacang Tanah
  7. Gandum
  8. Kedelai

        Anak-anak dengan riwayat alergi makanan memiliki resiko 2-4 kali lebih tinggi mengalami gangguan lain seperti asma, rhinitis alergi dan reaksi alergi lain dibandingkan anak tanpa riwayat alergi makanan.5

        Alergi makanan dapat mulai timbul pada usia berapapun, namun paling sering dialami pada anak-anak berusia kurang dari 5 tahun. Alergi makanan yang muncul pada anak usia 15 tahun keatas cenderung bersifat menetap.1

Gejala Alergi Makanan

        Gejala alergi makanan dapat terjadi pada berbagai organ tubuh seperti pada kulit (gatal, kemerahan, bengkak), saluran nafas (rhinitis, asma bronkial, batuk berulang), saluran cerna (gatal atau bengkak di bibir, mulut, faring, muntah, nyeri perut, kembung, perdarahan usus), mata (kemerahan, gatal), dan telinga.1

        Setiap makanan dapat memberi reaksi alergi pada organ tubuh yang berbeda seperti contohnya konsumsi udang dapat menyebabkan kulit terasa gatal sementara itu konsumsi susu dapat menyebabkan muntah, nyeri perut, dan kembung. Organ tubuh yang memberi gejala reaksi alergi juga dapat berpindah, misalnya ketika bayi menderita eksim kulit namun saat ini anak juga mengalami sesak ataupun pilek yang tak kunjung sembuh (rhinitis alergi).1

        Reaksi alergi makanan dapat timbul dalam beberapa menit hingga dua jam setelah mengonsumsi makanan pemicu alergi. Gejala yang muncul dapat bersifat ringan hingga sedang,  seperti bengkak di wajah, bibir ataupun mata, kulit terasa gatal, nyeri perut dan muntah. Selain itu juga dapat memberi gejala berat yang disebut reaksi anafilaksis, berupa sulit bernafas, mengi, lidah bengkak, batuk-batuk, pucat hingga penurunan kesadaran.3

Diagnosis Alergi Makanan

        Untuk menentukan adanya reaksi alergi makanan, perlu diketahui lebih dahulu makanan yang dicurigai menyebabkan reaksi alergi, jumlah makanan yang dikonsumsi, jarak waktu yang dibutuhkan hingga memberi gejala reaksi alergi setelah mengonsumsi makanan yang dicurigai dan gejala yang ditimbulkan.

        Beberapa pemeriksaan lanjutan berikut dapat dilakukan untuk mengetahui adanya alergi makanan seperti : 1

  1. Uji kulit, seperti uji gores, uji tusuk dan uji suntik dengan menggunakan bahan alergen yang ada di lingkungan misalnya bahan alergen hirup (debu, kapuk, sari bunga), atau alergen makanan (susu, telur, kacang, ikan)
  2. Tes darah
  3. Pemeriksaan imunoglobulin
  4. Uji provokasi makanan (Double blind placebo control food challenge).

Apa yang Dapat Anda Lakukan Dirumah ?

        Reaksi alergi pada umumnya tidak dapat disembuhkan, namun dapat dikendalikan dan dihindari kemunculannya dengan menghindari makanan yang memicu reaksi alergi. Sementara itu pemberian obat obatan umumnya bertujuan untuk meringankan gejala reaksi alergi yang timbul, dan mengurangi frekuensi kemunculan reaksi alergi.

        Orang tua dapat menghindari pemberian makanan yang memicu reaksi alergi, dan pastikan untuk mengetahui komposisi makanan yang akan diberikan untuk anak dengan membaca label pada kemasan. Selain itu, juga dapat memberikan makanan pengganti untuk anak misalnya sebagai pengganti susu sapi dapat diberikan susu hidrolisat whey, susu hipoalergenik, maupun pemberian daging sapi atau kambing sebagai pengganti telur ayam dan ikan.1

        Orang tua juga perlu memahami gejala reaksi alergi ringan hingga berat yang dapat timbul akibat alergi makanan dan segera menemui dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat jika muncul gejala reaksi alergi setelah pemberian makanan agar diberikan pengobatan yang tepat.

 

Referensi

  1. Harsono A. Alergi Makanan. Dalam: Akib A, Munasir Z, Kurniati N. Buku Ajar Alergi Imunologi Anak. Edisi 2. Jakarta : Ikatan Dokter Anak Indonesia; 2008.h.269-77.
  2. Wang J, Wu J, Lai H. Allergic Disease Epidemiology. In: Tao A, Raz E. Allergy Bioinformatics. Vol 8. Dordrecht : Springer; 2015
  3. Australasian Society of Clinical Immuniology and Allergy. Food Allergy. Australasian Society of Clinical Immuniology and Allergy [serial online] 2016 [cited 2018 Feb 26.].Available from: URL: www.allergy.org.au
  4. FDA. Food Allergies What You Need to Know. Food Facts [serial online] 2017 March [Cited 2018 Feb 26]. Available from: URL: http://www.fda.gov/food/ingredientspackaginglabeling/foodallergens/ucm079311.htm
  5. Branum A, Lukacs S. Food Allergy Among U.S. Children : Trends in Prevalence and Hospitalizations. NCHS Data Brief 2008;10:5

 

Jadilah Member Nutriclub dan Dapatkan Informasi Expert yang Disesuaikan dengan Perkembangan Ibu dan si Kecil

JOIN NUTRICLUB NOW

BACA ARTIKEL LAINNYA

Aktivitas & Edukasi

Tingkatkan Kemampuan Imajinasi Balita

Aktivitas & Edukasi

Ajak Balita Mengeskplorasi Dunia di Sekitarnya

Aktivitas & Edukasi

Mengasah Kreativitas Balita

Aktivitas & Edukasi

Membangun Rasa Percaya Diri Balita

Aktivitas & Edukasi

5 Aktivitas Seru untuk Perkembangan Otak Balita

Aktivitas & Edukasi

Pantau Perkembangan Kosakata Balita

Aktivitas & Edukasi

Mari Ajari Balita Untuk Disiplin

Aktivitas & Edukasi

Mengenal Motorik Pada Balita

Aktivitas & Edukasi

Kenapa Balita Perlu Masuk Prasekolah?

Aktivitas & Edukasi

Mempersiapkan Prasekolah Bagi Balita

Aktivitas & Edukasi

Tips Menangani Hari Pertama Balita di Prasekolah

Aktivitas & Edukasi

Ketahui Bakat Terpendam Balita

Aktivitas & Edukasi

Mudik Nyaman dan Aman Bersama Balita

Aktivitas & Edukasi

Tips Membuat Kreasi Hiasan Natal Bersama Anak

Aktivitas & Edukasi

Kenali Tanda-Tanda Keterlambatan Bicara pada Balita

Aktivitas & Edukasi

Kenali Tahapan Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

Aktivitas & Edukasi

Apa ya Tanda – Tanda Anak yang Percaya Diri ?

Aktivitas & Edukasi

Kenali 8 Jenis Kecerdasan Anak Sejak Dini

Aktivitas & Edukasi

Tips Mendidik Anak Agar Sukses Dimulai Dari Rumah

Aktivitas & Edukasi

Panduan “Screen-Time” Untuk Mengurangi Pengaruh Gadget Pada Anak Usia Dini

Aktivitas & Edukasi

Aktivitas Fisik Untuk Menunjang Kesehatan dan Kecerdasan Anak

Aktivitas & Edukasi

Kenali Karakter Kepemimpinan Pada Anak Sejak Dini

Aktivitas & Edukasi

5 Gangguan Pencernaan Yang Umum Dialami Balita

Aktivitas & Edukasi

Kenali Makanan Penyebab Alergi Pada Anak

Aktivitas & Edukasi

Kenali Diare Pada Anak: Jenis, Tanda Bahaya, dan Pencegahan

Aktivitas & Edukasi

5 Reaksi Pertanda Munculnya Gejala Alergi Pada si Kecil

Aktivitas & Edukasi

Cara Tepat Mendidik Anak Agar Cerdas

Aktivitas & Edukasi

Dukung Kecerdasan Emosional Anak Melalui Pola Asuh Yang Baik

Buy Now