With you, in your motherhood journey

Apakah Aman Berkendara Saat Hamil?

Sebenarnya tidak ada larangan untuk berkendara bagi wanita hamil. Namun tentu saja, dengan kondisi hamil, ada hal-hal yang harus Anda lakukan dan hindari, baik sebelum maupun pada saat berkendara. Konsultan ObGyn, dr. Kartiwa Hadi Nuryanto, Sp.OG memberikan tips bermanfaat untuk Anda simak.


Print this page   Email a Friend      Share on Facebook   

Apakah Aman Berkendara Saat Hamil?

Ada banyak sekali wanita hamil yang tetap aktif dan menjalani rutinitas hariannya seperti ketika mereka sedang tidak menjalani kehamilan. Salah satunya adalah mengendarai kendaraan bermotor. Perlu Anda ketahui bahwa jika usia kehamilan masih dalam tahap awal (trimester pertama), tidak ada larangan khusus yang mengharuskan Anda untuk tidak mengendarai kendaraan bermotor, namun bukan berarti Anda bebas melakukannya.

Berkendara boleh saja dilakukan selama Anda merasa baik-baik saja dan tidak ada keluhan pada tubuh. Perlu diingat bahwa kehamilan akan menurunkan kemampuan reflek seorang wanita, jadi kewaspadaan wanita hamil saat berkendara tidak akan sebaik wanita yang tidak hamil.

Berikut sejumlah tips dari konsultan ObGyn, dr. Kartiwa Hadi Nuryanto, Sp.OG bila Anda hendak berkendara saat hamil:



• Bila morning sickness melanda, hindari membawa kendaraan apapun pada hari itu. Jika terpaksa, mintalah seseorang untuk menemani perjalanan Anda.
• Periksa kondisi kendaraan dan pastikan kendaraan Anda dalam keadaan baik dan layak. Perhatikan rambu-rambu lalu lintas dan jangan membawa kendaraan dengan kecepatan tinggi.
• Jangan lupa untuk makan sebelum berkendara dan bawalah air putih.
• Sediakan kantong plastik sebagai antisipasi bila Anda muntah. Jika Anda sedang berkendara dan tiba-tiba merasa pusing, mual, dan muntah, segeralah menepi ke tempat yang aman, hirup udara segar, dan hubungi orang terdekat.
• Berhentilah beberapa kali dan jangan paksa diri Anda untuk menyetir jika punggung dan bagian belakang tubuh Anda terasa nyeri.
• Atur posisi duduk yang nyaman dan berilah jarak untuk merenggangkan kaki.
• Pastikan sabuk pengaman tidak menekan perut terlalu kencang dan sediakan bantal kecil untuk mengganjal pinggang Anda agar terasa lebih nyaman.
• Hindari berkendara selama berjam-jam, medan jalan yang terlalu ekstrim, dan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.
• Hindari stres karena macet, dan jangan berlama-lama dalam keadaan tertekan akibat jalanan yang macet. Dengarkan lagu-lagu favorit di dalam mobil agar Ada tetap rileks.
• Semakin waspada dalam berkendara ketika usia kandungan Anda sudah mencapai trimester kedua atau bahkan ketiga. Jangan menganggap sepele rasa nyeri pada bagian tubuh Anda.
• Mengendarai sepeda motor saat hamil memang tidak disarankan, apalagi jika usia kehamilan Anda sudah pada trimester ketiga. Berkendara dengan sepeda motor memiliki banyak risiko dibandingkan kendaraan roda empat. Apabila Anda terpaksa melakukannya, harap selalu berhati-hati.