With you, in your motherhood journey

Melakukan Tes Kehamilan

Untuk memiliki Saat ingin hamil, Anda tentu lebih memperhatikan siklus bulanan. Tes kehamilan penting dilakukan untuk memastikan terjadinya kehamilan. Temukan bagaimana caranya di sini, dan jangan ragu untuk bertanya pada Nutricia Careline di 0800-1821059.


Print this page   Email a Friend      Share on Facebook   

Kapan dan bagaimana melakukan tes kehamilan?

Jika Anda sedang menantikan kehamilan, ada banyak hal yang harus Anda persiapkan terlebih dahulu. Selain kesiapan mental, Anda juga perlu mempersiapkan tubuh Anda. Kesehatan dan kehamilan berkaitan erat, sebelum hamil, Anda sebaiknya sehat dulu. Dengan kesehatan yang prima, Anda lebih siap untuk menerima kehadiran calon buah hati di rahim Anda. Pahami juga siklus ovulasi Anda untuk mengetahui kapan Anda sedang dalam masa subur.


Kapan tes kehamilan di lakukan?

Waktu yang paling pas untuk melakukan tes kehamilan bergantung pada jenis tes kehamilan yang Anda lakukan. Apakah tes kehamilan melalui air seni yang dapat Anda lakukan sendiri di rumah, atau tes kehamilan melalui darah yang harus Anda lakukan dengan bantuan dokter kandungan atau ahli kesuburan.

• Tes kehamilan melalui air seni:

Tes kehamilan menggunakan test pack biasanya bisa dilakukan beberapa hari setelah Anda terlambat datang bulan. Semakin cepat Anda melakukannya, semakin kecil kemungkinan kehamilan Anda tredeteksi. Hal ini karena perubahan hormon pada tubuh belum signifikan. Bisa jadi Anda terlambat datang bulan karena memang siklus Anda terlambat datang. Untuk lebih meyakinkan, Anda dapat mengulang melakukan tes lagi setelah beberapa hari, jika Anda masih terlambat datang bulan.

• Tes kehamilan melalui tes darah:

Pada prinsipnya sama seperti test pack dengan air seni, yaitu mengukur kandungan hormon hCG (human chorionic gonadotrophin) yaitu hormon yang diproduksi plasenta selama masa kehamilan dalam tubuh Anda. Jika test pack melakukannya dengan mengukur kandungan hCG pada air seni, tes darah mengukur kandungan hCG yang ada dalam darah Anda. Cara ini lebih akurat, dan dapat mendeteksi kehamilan Anda secara lebih cepat. Biasanya 6 sampai 8 hari setelah ovulasi/pembuahan. Tentu saja cara ini lebih mahal dan harus dilakukan oleh dokter kandungan atau ahli kesuburan, karena membutuhkan contoh darah Anda untuk diuji.

Sebagian besar wanita lebih memilih melakukan tes kehamilan menggunakan test pack, karena selain lebih murah juga lebih mudah melakukannya.



Melakukan tes kehamilan di rumah

Bagaimana alat ini bekerja

Alat tes kehamilan yang bisa dilakukan di rumah bekerja dengan mengukur keberadaan hormon hCG pada air seni Anda. hCG adalah hormon yang dihasilkan oleh sel plasenta, yang akan muncul pada aliran darah Anda saat telur di rahim Anda dibuahi oleh sperma, kira-kira 6 hari setelah pembuahan terjadi. Setelah beberapa minggu, jumlah hormone ini di dalam tubuh Anda akan terus bertambah, kira-kira mencapai dua kali lipat setiap dua hari.

Bagaimana cara melakukannya

• Sebelum memulai, periksa dulu tanggal kadaluarsa alat yang akan Anda gunakan. Alat yang disimpan di tempat yang hangat dan lembab, tingkat akurasinya akan berkurang. Lebih baik membeli yang baru.
• Untuk hasil terbaik, lakukan di pagi hari begitu bangun tidur, saat ini air seni Anda berada dalam kondisi paling pekat dibandingkan dengan waktu-waktu lain.
• Baca dan ikuti petunjuk yang tertera pada kemasan dengan teliti, karena setiap merk test pack yang berbeda, mungkin cara penggunaannya berbeda pula. Beberapa menginstruksikan meneteskan air seni pada alat, beberapa menginstruksikan Anda langsung buang air seni pada alat tersebut.
• Lihat hasil yang tertera pada alat tes kehamilan, ada yang menggunakan kode warna (biru dan merah muda), ada juga yang menggunakan tanda positif dan negatif untuk menunjukkan hasil tes.
• Jika hasil yang terlihat kurang jelas, mungkin hasilnya menjadi kurang akurat. Dapat terjadi karena alat yang digunakan memang tidak akurat, atau Anda memang belum positif hamil. Ulangi lagi tes setelah beberapa hari. Karena hasil negatif belum tentu Anda tidak hamil, bisa jadi memang pembuahan Anda terjadi lebih lambat dari orang lain.
• Jika hasilnya tetap negative, meskipun Anda masih belum datang bulan setelah seminggu atau lebih, segera hubungi dokter kandungan untuk mengetahui penyebabnya.