With you, in your motherhood journey

Kesehatan dan kehamilan

Untuk memiliki kesempatan hamil, ada beberapa perubahan pola hidup yang bisa Ibu dan suami lakukan. Tim ahli kami memiliki saran tentang cara mengatur pola makan dan menu seimbang untuk kesehatan, saat Ibu merencanakan kehamilan.

dr. Kartiwa Hadi Nuryanto, Sp.OG
Konsultan ObGyn
Ayah dari 2 anak


Print this page   Email a Friend      Share on Facebook   

Sehat dulu, hamil Kemudian

Mempersiapkan tubuh yang sehat saat merencanakan kehamilan, tidak rumit kok. Jalankan pola hidup sehat dengan rileks dan siapkan mental menuju kehidupan baru sebagai ibu.  Bagi suami, pola hidup sehat akan meningkatkan kualitas sperma sebagai modal konsepsi.
Bila Ibu dan suami Ibu sudah menerapkannya, kehamilan yang diharapkan akan lebih mudah terjadi.

Ubah gaya hidup

Sebelum Ibu merencanakan kehamilan, buat ‘check list’ mengenai hal-hal yang harus diperhatikan untuk mendapatkan tubuh yang sehat.

  • Pantau Berat Badan. Berat tubuh berlebih atau kurang dapat mempengaruhi kesuburan Ibu. Lakukan olah raga teratur dan makan makanan bergizi seimbang untuk menjaga berat badan (kurangi makanan olahan dan makanan tinggi lemak dan gula).

  • Perlukah Suplemen? Jika Ibu mengkonsumsi makanan bergizi seimbang, mungkin Ibu tidak memerlukan vitamin tambahan. Tetapi jika Ibu membutuhkan suplemen, pastikan suplemen tersebut cocok untuk wanita yang sedang merencanakan kehamilan. Karena suplemen vitamin umum seringkali mengandung Vitamin A yang justru dapat membahayakan dalam dosis yang terlalu tinggi.

  • Asam Folat. Bila selama ini Ibu kurang mengkonsumsi makanan yang mengandung Asam folat, mulai sekarang sertakan sereal yang dicampur buah atau sayuran sebagai salah satu menu sarapan pagi. Asam folat penting untuk mencegah bayi lahir dengan cacat seperti, keretakan pada tulang belakang. Bila sulit memenuhi kebutuhan 400 mikrogram asam folat setiap hari, maka Ibu disarankan mengkonsumsi suplemen asam folat sedikitnya sampai minggu ke 12 kehamilan.

  • Penggunaan Obat. Konsultasikan penggunaan obat bila Ibu sedang merencanakan kehamilan. Karena beberapa obat dapat menurunkan tingkat kesuburan Ibu. Begitu juga bila Ibu baru-baru ini menggunakan alat kontrasepsi seperti IUD, Depro-Provera atau Norplant, atau telah disterilisasi. Jika baru-baru ini Ibu mengkonsumsi pil, biarkan tubuh menyesuaikan diri dulu selama beberapa bulan sebelum Ibu merencanakan kehamilan. Jangan lupa untuk berkonsultansi dengan dokter Ibu.

  • Hindari stress. Gaya hidup modern seringkali membuat stress. Tubuh dan pikiran yang rileks akan memperbesar kesempatan terjadinya konsepsi.


Libatkan Suami


Selain Ibu, pola hidup sehat juga ‘wajib’ dilakukan oleh suami Ibu. Jadi, libatkan suami agar kehamilan sehat yang diharapkan lebih mudah terwujud.

  • Kurangi minuman berkafein.

  • Hindari Stress.

  • Jauhi lingkungan kerja yang berbahaya. Beberapa bahan kimia dapat mempengaruhi kualitas sperma.

  • Gunakan celana dalam yang longgar, berbahan katun, dan tidak terlalu ketat agar testis tidak terganggu.

  • Makanan dan minuman sehat yang mengandung vitamin dan mineral, termasuk Vitamin C – ini penting untuk menghasilkan sperma yang sehat. Dorong suami untuk makan makanan dengan kandungan Zinc tinggi seperti makanan laut, daging, telur, dan roti gandum, yang baik untuk kesuburan.








Tetap Rileks 


Tubuh yang rileks dan pikiran yang tenang penting bagi Ibu yang merencanakan kehamilan. Jangan selalu mengasosiasikan seks sebagai usaha untuk mendapatkan bayi. Hal itu akan menumpuk tekanan bagi Ibu dan suami.

Lakukan dan nikmati semuanya tanpa tekanan. Hubungan seksual yang dilakukan dengan rileks tentu akan lebih nyaman.