With you, in your motherhood journey

Keputihan

Berubahnya keseimbangan pH pada vagina Ibu selama hamil, bisa menyebabkan keputihan. Jangan khawatir, ini normal terjadi pada ibu-ibu hamil. Kami sudah menyiapkan berbagai info dan tips yang bisa Ibu ikuti untuk mengatasinya.

dr. Kartiwa Hadi Nuryanto, Sp.OG
Konsultan ObGyn
Ayah dari 2 anak


Print this page   Email a Friend      Share on Facebook   

Keputihan Selama Hamil, Apa Penyebabnya?

Menjaga kebersihan vagina penting untuk dilakukan. Hal ini juga berlaku selama Ibu hamil.
Perubahan tubuh dan hormon selama hamil juga membuat keseimbangan ph vagina berubah. Akibatnya jamur candida albicans yang ada di bagian  vagina berubah, menyebabkan iritasi dan keputihan.


Kenali gejalanya


• Rasa gatal atau panas di sekitar vagina.


• Nyeri dan kemerahan di sekitar vagina


• Sakit saat berhubungan seks atau buang air kecil


• Keluar lendir berwarna putih, lebih kental dari biasanya.




Kapan ke dokter?

Meskipun keputihan yang Ibu alami tidak parah, sebaiknya tetap Ibu konsultasikan pada dokter. Supaya bisa cepat diatasi bila terjadi sesuatu yang serius.

Cara aman atasi keputihan
 

• Konsultasi dengan  dokter  sebelum membeli obat apapun.


• Gunakan kompres es untuk meringankan gejala di daerah vagina.


• Hindari mandi berendam dengan air hangat dan panas. Jamur yang menyebabkan keputihan lebih mungkin tumbuh di kondisi hangat.


• Gunakan sabun tanpa parfum.


• Gunakan celana dalam katun dan pakaian longgar agar daerah vagina tetap sejuk.


Keputihan  & Kesehatan  Bayi

Keputihan mungkin tidak membahayakan bayi selama kehamilan. Tetapi, keputihan bisa menular pada bayi pada proses persalinan alami. Hal ini membuat Ibu akan merasa sakit saat menyusui. Jadi, tetap waspadai hal ini, untuk kesehatan Ibu dan bayi.