With you, in your motherhood journey

Apa penyebab nyeri perut?

Saat hamil, bayi dalam kandungan Ibu berkembang dan perut Ibu makin besar. Supaya lebih nyaman, periksakan kondisi ini pada dokter. Ibu juga bisa mengunjungi tim ahli kami di situs Club Nutricia untuk berkonsultasi, kami tunggu.

dr. Kartiwa Hadi Nuryanto, Sp.OG
Konsultan ObGyn
Ayah dari 2 anak


Print this page   Email a Friend      Share on Facebook   

Waspada Nyeri Perut

Nyeri perut itu biasa dialami ibu hamil. Kalau terjadi tanpa gejala lain, Ibu tidak perlu khawatir. Akan tetapi, waspadai gejala lain yang muncul, karena nyeri perut atau kram perut bisa jadi tanda serius pada kehamilan. Jangan tunda ke dokter kalau Ibu mengalaminya.

Penyebab Umum
 

  • Salah makan atau kembung – kadang-kadang disertai dengan mual-mual.

  • Ligamen di sekitar perut  meregang – Kondisi ini dapat menyebabkan kram perut ringan.

  • Stress – perasaan tegang dapat menyebabkan kram perut

  • Orgasme

Penyebab lain yang lebih serius

Jika Ibu mengalami penyebab lain yang lebih serius, segera pergi ke dokter.

  • Pre-eklampsia – nyeri perut disertai dengan gejala-gejala lain seperti tekanan darah tinggi, mual, pusing.

  • Kehamilan ektopik – nyeri perut yang terasa berpindah-pindah di perut Ibu.

  • Keguguran – kram perut disertai perdarahan dari vagina.

  • Persalinan prematur – nyeri perut atau kram dengan diare, nyeri punggung dan kontraksi pada usia kehamilan ke 20 minggu sampai 36 minggu .


Di akhir kehamilan, biasanya rasa nyeri sering terjadi tanpa ada masalah apa-apa. Hanya saja, karena Ibu yang paling mengenal tubuh Ibu sendiri, Ibu akan tahu kapan Ibu harus ke dokter.