Home > Kehamilan > Keluhan masa hamil > Keguguran
Kehilangan bayi karena keguguran sangat disayangkan. Tapi, Ibu masih punya banyak kesempatan untuk kembali menjalani kehamilan yang sehat. Berbagilah dengan kami di Club Nutricia.
dr. Kartiwa Hadi Nuryanto, Sp.OGKonsultan ObGynAyah dari 2 anak
Kapan Biasanya Keguguran Terjadi? Keguguran biasanya terjadi pada periode kehamilan 24 minggu. Tapi ada juga ibu yang mengalami keguguran pada 13 minggu pertama kehamilannya atau di atas 24 minggu.Penyebab KeguguranPada awal kehamilan, keguguran sering terjadi karena kondisi janin yang tidak normal.Pada kehamilan tua, keguguran bisa terjadi karena berbagai kondisi,misalnya infeksi, plasenta dan rahim yang tidak normal, atau serviks (mulut rahim) yang lemah.Ada 2 test yang digunakan untuk mendeteksi kondisi janin, yaitu amniosintesis dan Chorionic Villus Sampling (CVS). Jika Ibu harus menjalani test ini, minta dokter untuk menjelaskan proses dan resiko-resikonya.
Tanda-tanda keguguran Tanda-tanda Keguguran:
Menghindari Keguguran Bila tidak ingin keguguran, turunkan resikonya dengan :
Karena resiko keguguran lebih tinggi bila Ibu menderita diabetes, penyakit ginjal, penyakit tiroid, lupus, atau punya riwayat keguguran, sebaiknya Ibu berkonsultasi pada dokter pada kehamilan berikutnya.Kalau Ibu punya riwayat keguguran, hati-hati saat berhubungan seks dan lebih waspada selama kehamilan trimester awal.
Cari Dukungan Emosional Ikatan batin Ibu dan bayi sebenarnya sudah terjalin sejak Ibu mengetahui diri Ibu hamil. Jangan ragu untuk meminta orang-orang tercinta di sekitar Ibu untuk membantu mengatasinya.Ibu juga bisa bergabung di forum kami dan berbagi pengalaman dengan sesama ibu. Ada juga asosiasi atau perkumpulan yang khusus memberi dukungan emosional untuk Ibu.
Kembali ke halaman sebelumnya Kembali ke atas