With you, in your motherhood journey

Olahraga Ringan Selama Kehamilan

Kalau Ibu ingin memastikan olahraga apa saja yang aman untuk dilakukan, tim ahli yang ada di Club Nutricia, siap membantu. Jangan ragu untuk menghubungi kami dan bergabung dengan Club Nutricia.

dr. Kartiwa Hadi Nuryanto, Sp.OG
Konsultan ObGyn
Ayah dari 2 anak


Print this page   Email a Friend      Share on Facebook   

Hindari Olahraga dan kegiatan ini

Selama hamil ada baiknya Ibu menghindari kegiatan-kegiatan ini:

  • Angkat beban berat.

  • Berjalan jarak jauh dengan beban cukup berat.

  • Olah raga high impact, olah raga dengan resiko tinggi, seperti aerobik atau olahraga bela diri, dan aktifitas di ketinggian.

Senam Hamil

Beberapa rumah sakit sekarang umumnya punya kelas senam hamil. Tanyakan pada Rumah Sakit Bersalin terdekat untuk bergabung. Beberapa kelas hamil membutuhkan pendaftaran atau registrasi sebelum kelas berlangsung. Kelas hamil akan dipandu oleh bidan dan biasanya hanya terdiri antara 5 hingga 20 ibu hamil. Gunakan baju yang nyaman dan ibu juga bisa membawa alas senam sendiri bila ibu menginginkan. Senam hamil dianjurkan untuk dihadiri bersama suami ibu atau partner melahirkan.



'Syarat wajib' Senam Hamil

Olahraga, bukan sekedar memakai kaus dan sepatu olahraga. Apalagi untuk Ibu yang sedang hamil. Yang berikut ini, penting untuk diperhatikan:

  • Jangan membiarkan tubuh Ibu kepanasan dalam jangka waktu panjang. Istirahatlah sejenak.

  • Gunakan bra yang cukup baik untuk olah raga dan semacam decker yang bisa menyokong kaki.

  • Minum cukup air

  • Perhatikan keseimbangan tubuh (kehamilan mengubah keseimbangan tubuh Ibu)  

  • Lakukan olahraga sesuai porsi dan jangan berlebihan. Kalau terasa pusing, melayang, kram, lelah atau terlalu panas, istirahat saja.


Kenapa harus berolahraga?

Olahraga ringan akan meningkatkan energi Ibu. Tapi gunanya tidak hanya itu, olahraga juga:

  • Mengatasi sembelit (konstipasi), kram dan nyeri punggung.

  • Membuat tubuh segar dan kuat dalam aktivitas sehari-hari.

  • Tidur lebih nyenyak.

  • Mengurangi stress.

  • Membantu mengembalikan bentuk tubuh lebih cepat setelah melahirkan.

  • Tubuh lebih siap dan kuat di saat proses persalinan.

  • Bertemu dengan calon ibu lain bila Ibu melakukannya kelas senam hamil.


Olahraga apa yang aman untuk Ibu saat kehamilan?

Kalau selama ini Ibu jarang berolahraga, maka jangan memulai olahraga yang berat saat Ibu hamil. Apalagi tanpa berkonsultasi dengan dokter. Lakukan olahraga ringan yang tidak beresiko bagi Ibu dan bayi. Beberapa olahraga berikut mungkin bisa dicoba. 

  • Pilates atau yoga . Olahraga dengan pola pernafasan dan peregangan yang santai ini cukup aman untuk ibu hamil. 

  • Jogging ringan dan jalan santai

  • Berenang 

  • Senam hamil atau aquanatal (senam ini mirip dengan aquarobik tetapi dirancang secara khusus untuk ibu hamil)

  • Menari

  • Bersepeda. Wow, senangnya tetap aman bersepeda saat hamil. Tapi, kalau mau nyaman gunakan jok sepeda yang empuk dan pilih jalanan yang datar biar lebih aman.  Saat perut makin besar, keseimbangan tubuh Ibu akan berubah dan kemungkinan jatuh akan lebih besar. Jadi mungkin lebih baik kalau Ibu menggunakan sepeda statis.