With you, in your motherhood journey

ASI Kurangi Kejadian Alergi

Bayi seringkali mengalami kejadian alergi dari mulai alergi debu hingga makanan. ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi, karena ASI juga memiliki sifat yang bebas alergi. Bila Ibu masih tidak yakin juga, tanyakan pada Tim Ahli Kami.

Ibu Gitta
Konsultan Perawatan Ibu & Bayi
Ibu dari 2 anak


Print this page   Email a Friend      Share on Facebook   

 

ASI Kurangi Kejadian Alergi


Lebih dari 80% bayi mengalami alergi. Disinilah peran ASI yang memberi perlindungan maksimal. Insiden alergi pada bayi merupakan hal yang sering menjadi perhatian. Data menunjukkan bahwa di Indonesia alergi dialami oleh 20% dari total populasi bayi yang baru lahir dan cenderung meningkat pada bayi berusia di bawah 1 tahun.

 

Beberapa tipe alergi termasuk dermatitis atopic dan asma, disebabkan oleh reaksi alergi terhadap protein susu sapi, telur, gandum, kacang tanah, kedelai, dan makanan laut.

 

Lebih dari 80% dari bayi yang mengalami alergi, menunjukkan gejala sebelum mereka berusia 4 bulan, dan hampir 90% sebelum 12 bulan. Gejala-gejala alergi antara lain adalah kemeraham pada kulit, masalah menelan atau bernafas, muntah serta diare.

 

Penelitian klinis menunjukkan bahwa pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan terbukti menurunkan insiden dermatitis atopic yang merupakan masalah umum selama bulan-bulan pertama kehidupan bayi.

 

Timbulnya gejala tersebut memberikan informasi mengenai status imunitas seorang bayi yang kelak terbukti melindungi bayi dari penyakit atopik, terutama jika ada riwayat keluarga dengan penyakit tertentu. Penyakit atopik adalah penyakit yang berhubungan dengan alergi dan sistem kekebalan tubuh seperti : gatal kemerahan, batuk pilek karena alergi

 

Sedangkan dari penelitian lainnya terhadap bayi sampai berusia 17 bulan, diketahui bahwa pemberian ASI eksklusif menurunkan risiko eksim dan alergi makanan dibandingkan bayi yang tidak diberikan ASI.