With you, in your motherhood journey

Penyakit Kuning

Bayi kuning sangat umum terjadi, biasanya muncul dua atau tiga hari setelah lahir. Tapi jika Ibu perlu saran tentang ini, hubungi dokter Ibu atau Tim Ahli kami.

Dr. Dewi Sp.A
Konsultan Medis Anak
Ibu dari 4 anak


Print this page   Email a Friend      Share on Facebook   

Apa Penyakit Kuning Itu?


Ketika lahir, bayi baru memiliki banyak zat kimia dalam darahnya antara lain bilirubin. Hati bayi perlu waktu beberapa hari untuk menguraikan zat ini sehingga menyebabkan penyakit kuning. 


Gejalanya, kulit bayi akan terlihat berwarna hijau-kekuningan atau bagian putih dari mata bayi akan terlihat kuning


Hampir semua bayi baru lahir akan kuning di hari ke-3. Itu sebabnya, seluruh bayi perlu diperiksa kadar bilirubin dalam darah pada hari itu. Normalnya, kadar bilirubin adalah 0-1 mcg. Namun, sampai hari ke-7, kadarnya bisa saja naik sampai 12 mcg. 

 

Berapa Lama Penyakit Kuning Menyerang?


Kulit bayi Ibu seharusnya kembali berwarna normal setelah beberapa hari atau seminggu. Menyusui bayi bisa membantu, karena ASI mengandung banyak zat  alami yang bisa melindungi dari penyakit.


Jika bayi Ibu masih terkena penyakit kuning selama lebih dari dua minggu, konsultasikan dengan dokter Ibu.

 

Bagaimana merawat bayi dengan penyakit kuning?


Penyakit kuning seharusnya hilang dengan sendirinya tanpa perawatan apapun.
Sebelum dibawa pulang, dokter akan memeriksa apakah benar si kecil kuning atau tidak. Misalnya, bila ditekan dadanya, ditahan dan dilepas. Bila daerah bekas tekanan  berwarna kuning, dipastikan bayi Ibu sakit kuning.


Dokter akan berupaya mengatasinya dan terus memantaunya sampai kadar bilirubin aman dan stabil. Dokter juga bisa  memutuskan apa bayi perlu fototerapi – perawatan dengan  penyerapan cahaya dari lampu ultraviolet ( bili-lamp) selama beberapa hari.

 

Kalau si kecil sudah cukup kuat untuk dibawa pulang, dokter biasanya masih menyarankan agar Ibu menjemurnya di pagi hari (antara pk. 07-09) .