Tim Ahli Nutriclub
Artikel Lainnya

Tetap Menyusui Bagi Ibu Bekerja

Perkembangan Otak si Kecil Ketahanan Tubuh si Kecil Pertumbuhan Fisik si Kecil
Page 1 / 2

Tetap Menyusui Bagi Ibu Bekerja

Tetap Menyusui Bagi Ibu Bekerja
Perkembangan Otak si KecilKetahanan Tubuh si KecilPertumbuhan Fisik si Kecil

Sebagai sumber utama makanan bayi, pemberian ASI eksklusif memang diperlukan untuk perkembangannya. Ibu tetap bisa memberikan ASI pada bayi walau sudah kembali bekerja dengan memerah ASI Ibu.

"Tak pernah ada habisnya membahas manfaat ASI untuk anak, mengembangkan kecerdasan anak, mengurangi kejadian infeksi, mengurangi risiko kegemukan, hingga mencegah kematian pada anak"

dr. Vicka Farah Diba, Msc, SpA

dr. Vicka Farah Diba, Msc, SpA

RS Santa Maria Pekanbaru, Riau

"Tak pernah ada habisnya membahas manfaat ASI untuk anak, mengembangkan kecerdasan anak, mengurangi kejadian infeksi, mengurangi risiko kegemukan, hingga mencegah kematian pada anak"

Manfaat Memerah ASI
Payudara yang jarang disusui akan perlahan menghentikan produksi ASI. Dengan tetap memerah ASI, tubuh akan mengirimkan sinyal untuk terus memproduksi ASI, sehingga produksi ASI Ibu akan tetap lancar untuk mencukupi kebutuhan si Kecil.

Frekuensi Memerah ASI
Saat si Kecil menyusui di rumah, hitunglah frekuensi seberapa sering si Kecil menyusui selama jam kerja Ibu. Frekuensi tersebut bisa Ibu jadikan patokan untuk seberapa banyak Ibu harus memerah ASI. Idealnya, memerah ASI setiap 2 sampai 3 jam sudah cukup, atau semampunya Ibu saja.

Cara Menyimpan ASI
ASI perahan Ibu sebaiknya disimpan pada botol yang masih steril. ASI masih bisa diberikan kepada si Kecil:
- Jika disimpan pada suhu ruangan, ASI bisa digunakan sampai 6 jam ke depan.
- Jika disimpan pada kotak pendingin (cool box) dengan batu es, ASI bisa digunakan sampai 24 jam ke depan.
- Jika disimpan di kulkas dengan suhu 4 derajat atau lebih dingin, ASI bisa digunakan sampai 5 hari ke depan.
- Simpanlah ASI pada ujung dalam kulkas, jauhkan ASI dari telur, daging dan makanan mentah.
- Jika disimpan pada freezer di kulkas satu pintu, ASI bisa digunakan sampai 2 minggu ke depan.
- Jika disimpan pada freezer di kulkas dua pintu, ASI bisa digunakan hingga 3 bulan ke depan.
- Jika disimpan pada freezer khusus dengan suhu di bawah minus 18 derajat atau lebih dingin, bisa digunakan hingga 6 bulan ke depan.

Saat memerah ASI dan menyimpannya, ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh ibu, yaitu:
- Pastikan ibu mencuci tangan dengan bersih sebelum memerah ASI maupun menyimpannya.
- Wadah penyimpanan harus dipastikan bersih. Ibu dapat menggunakan botol kaca atau kontainer plastik dengan tutup yang rapat dengan bahan bebas bisphenol A (BPA).
- Hindari pemakaian kantong plastik biasa maupun botol susu sekali pakai karena wadah-wadah ini mudah bocor dan terkontaminasi.
- Kontainer harus dicuci dengan air panas dan sabun serta dianginkan hingga kering sebelum dipakai.
- Simpanlah ASI sesuai dengan kebutuhan bayi.
- Pastikan bahwa pada wadah ASI telah diberi label berisi nama anak dan tanggal ASI diperah.
- Tanggal kapan ASI diperah perlu dicantumkan untuk memastikan bahwa ASI yang dipakai adalah ASI yang lebih lama.
- Jangan mencampurkan ASI yang telah dibekukan dengan ASI yang masih baru pada wadah penyimpanan.
- Jangan menyimpan sisa ASI yang sudah dikonsumsi untuk pemberian berikutnya.
 - Putarlah kontainer ASI agar bagian yang mengandung krim pada bagian atas tercampur merata. Jangan mengocok ASI karena dapat merusak komponen penting dalam susu.