tumbuh kembang bayi seputar bayi

Tumbuh Kembang Bayi

Dapatkan beragam informasi penting seputar perkembangan si Kecil dengan pilih kalender pertubuhan bayi berdasarkan :

PERKEMBANGAN BULAN KE
1

Ketahui Lebih Lengkap Masalah Talasemia Pada Si Kecil

Kenali Potensi Alergi dalam Asupan Makanan Si Kecil

Kenali Informasi Lengkap Seputar Down Syndrome Pada Si Kecil

Keywords : Kesehatan

Belum ditemukan dengan pasti apa penyebab dari sindrom down. Satu-satunya faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian ini adalah semakin tua usia ibu, maka semakin besar sindrom down terjadi.

Manusia memiliki 23 pasang kromosom, yang menyerupai benang berisi materi genetik, bertugas mengatur bentuk dan fungsi dari seluruh tubuh. Pada penderita Sindrom Down, kromosom nomor 21 yang seharusnya bejumlah dua, memiliki kelainan sehingga berjumlah tiga. Kelainan ini disebut sebagai trisomi dan mengakibatkan gejala khas yang dikenal dengan Sindrom Down. Dapatkan info lengkap seputar Sindrom Down pada bayi dari Tim Ahli Nutriclub.

 

Faktor Risiko Terlahir dengan Sindrom Down

Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/ WHO) memperkirakan Sindrom Down terjadi pada 1 dari 1.000-1.100 kelahiran.3 Belum diketahui dengan pasti apa yang menyebabkan gangguan genetik ini. Satu-satunya faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian ini adalah usia Ibu. Diperkirakan, bila saat hamil usia Ibu 35 tahun, maka risiko kejadian si Kecil mengalami Sindrom Down dapat meningkat hingga 1:385 kelahiran. Risiko ini akan terus meningkat sesuai pertambahan usia Ibu saat hamil.

 

Ciri-ciri Anak dengan Sindom Down

Anak dengan Sindrom Down memiliki ciri-ciri fisik yang umumnya mudah dikenali, di antaranya adalah sebagai berikut:

Postur dan bentuk tubuh

  • Perawakan pendek, lebih pendek dibandingkan anak seusianya
  • Otot dan sendi kurang kuat
  • Leher pendek dan lebar
  • Lengan dan tungkai pendek

Did you know?

”Melakukan deteksi dini pada tumbuh kembang anak, dapat mencegah terjadinya gangguan tumbuh kembang pada si Kecil di kemudian hari. Ketahui selengkapnya di sini.“

LIHAT LENGKAP

Bentuk dan karakteristik wajah

  • Slanted eye (ujung mata sipit) dan kadang tampak titik putih kecil di bagian mata yang berwarna (iris)
  • Wajah cenderung rata, terutama pada bagian jembatan hidung di antara kedua mata (nose bridge)
  • Telinga kecil dan posisinya lebih rendah
  • Lidah cenderung besar dan terjulur

Saat memeriksa si Kecil yang baru lahir, biasanya gejala-gejala ini sudah dapat dikenali. Gejala yang akan makin nampak di kemudian hari adalah gangguan intelektual si Kecil.

 

Deteksi Dini Sindrom Down

Sindrom Down dapat dideteksi lebih awal sebelum kelahiran. Sebagian pusat kesehatan di dunia sudah mampu melakukan identifikasi DNA janin dari darah Ibu, namun pemeriksaan yang saat ini sudah dilakukan dalam skala luas adalah ultrasonografi (USG). Pada saat janin dalam kandungan, USG dapat dilakukan pada usia kehamilan 11-14 minggu. Perlu diingat bahwa tes ini tidak 100% memberikan hasil yang akurat, namun dapat membantu Ibu dan dokter untuk mendeteksi sindrom down sejak dini.

Uji diagnostik yang lebih akurat dapat dilakukan dengan memeriksa sampel plasenta (biopsi vili korionik), cairan ketuban (amniocentesis) atau darah tali pusat (chordocentesis) saat bayi masih dalam rahim Ibu.5 Tindakan diagnostik ini memiliki risiko komplikasi yang lebih besar sehingga tidak wajar dilakukan dan harus dipertimbangkan dengan matang.

 

Usia Hidup Penderita Sindrom Down       

Sebanyak 25-30% anak dengan Sindrom Down meninggal sebelum mencapai usia 1 tahun, infeksi saluran pernapasan dan penyakit jantung bawaan kerap menjadi penyebabnya. Meskipun demikian, data menunjukkan bahwa usia rata-rata harapan hidup pada Sindrom Down adalah 49 tahun dan pada beberapa kasus bahkan dapat bertahan hingga usia enam puluhan.4 Anak dengan Sindrom Down lebih rentan mengalami gangguan pendengaran, penyakit jantung bawaan, abnormalitas usus, gangguan hormon, dan masalah kesehatan lain yang sangat memengaruhi tumbuh kembangnya.3,5 Oleh karena itu, diperlukan pemeriksaan-pemeriksaan penunjang untuk mendeteksi adanya komplikasi atau komorbid (penyakit yang ada bersamaan), misalkan dengan pemeriksaan hormon tiroid, uji pendengaran, pemantauan status gizi, dan ekokardiografi.

 

Terapi Sindrom Down

Sejauh ini belum ditemukan terapi yang dapat "menyembuhkan" Sindrom Down. Yang dapat dilakukan adalah upaya meningkatkan kualitas hidup, misalkan melalui terapi wicara, terapi okupasi, dan terapi fisis. Program terapi bertujuan mengoptimalkan kemampuan gerak, meningkatkan kemandirian, menjalankan fungsi hidup sehari-hari, dan mengasah kemampuan intelektualnya. Diharapkan anak dengan Sindrom Down dapat hidup dengan baik di tengah masyarakat.

 

Ditulis oleh : dr. Kristian W G

Reviewer : dr. Pustika, Sp.A

 

Daftar Pustaka

  • U.S. National Library of Medicine. How many chromosomes do people have
  • Ferri F. Ferri's Clinical Advisor 2016. Philadelphia: Elsevier; 2015.
  • World Health Organization. Genes and human disease
  • Chen H. Down Syndrome
  • Division of Birth Defects and Developmental Disabilities, NCBDDD, Centers for Disease Control and Prevention. Down Syndrome 
Aktifitas Kehamilan Minggu ke -2

Berolahraga Saat Hamil, Meningkatkan Perkembangan Otak Janin Ketahui selengkapnya di sini!

Dengan Layanan Expert SMS, Nikmati Ragam Informasi Langsung ke Ponsel Ibu

JOIN NUTRICLUB MEMBERSHIP

check promo