With you, in your motherhood journey

Cara Memerah ASI

ASI adalah nutrisi terbaik bagi si Kecil di masa awal pertumbuhannya. Hingga usia 6 bulan si Kecil sebaiknya mendapatkan ASI eksklusif. Selain dengan memberikannya secara langsung Anda dapat memerah ASI yang memberi kebebasan untuk menyusui kapan saja. Pelajari cara memerah ASI yang baik, jika Anda masih mengalami kesulitan jangan ragu untuk bertanya kepada Nutricia Careline di 0800-1821059. p>


Print this page   Email a Friend      Share on Facebook   

Memerah ASI biasanya dilakukan ketika Ibu tidak dapat menyusui secara langsung. Misalnya, karena sakit, perlu istirahat atau karena bayi sudah diberi MPASI. Bisa juga karena Ibu tidak dapat bersama bayi Ibu dikarenakan harus pergi (misalnya bekerja di kantor, ke luar kota), tapi tetap menginginkan agar bayi Ibu mendapatkan gizi terbaik. Memerah ASI juga membantu mendekatkan suami Ibu dengan bayi Ibu. Karena dia dapat ikut terlibat dalam memberikan ASI bagi si Kecil menggunakan botol.

 

Memerah ASI dengan Tangan

  • Cuci tangan dengan air dan sabun, lalu bersihkan puting susu dengan memerah sedikit ASI, dan menoleskannya pada puting dan areola. ASI mengandung zat anti bakteri yang akan membunuh kuman pada payudara dan puting. Usahakan untuk rileks dan nyaman, karena kondisi psikologis ibu berpengaruh terhadap produksi ASI.

  • Topang payudara Ibu dengan sebelah tangan lalu urut dari bagian atas payudara menuju puting. Urut menyeluruh, termasuk bagian bawahnya. Lakukan dengan lembut.

  • Sekarang, tekan perlahan-lahan pada area di belakang areola (kulit gelap yang mengitari puting) dengan ibu jari dan telunjuk.

  • Pencet kedua jari bersamaan, lalu tekan ke arah pucuk puting untuk mengeluarkan ASI Ibu. Berhati-hatilah, ASI bisa memancar ke segala arah.

  • Ulangi secara teratur sehingga ASI telah keluar semua.

  • Cara memerah yang benar akan mampu mengosongkan payudara dan meningkatkan produksi ASI. Payudara kosong akan mengirim sinyal ke otak agar memerintahkan tubuh untuk memproduksi air susu. Dengan begitu, produksi susu akan lancar.

  • Letakkan cangkir bermulut lebar yang sudah disterilkan di bawah payudara yang diperah.

 

Saat memerah ASI dengan tangan, hindari hal-hal di bawah ini:

  • Menekan/ memencet payudara, karena dapat mengakibatkan payudara terluka.

  • Menarik-narik puting, karena dapat merusak lapisan lemak pada aerola (bagian kecoklatan pada payudara)

  • Menekan dan mendorong payudara, karena dapat mengakibatkan kulit payudara memar dan memerah.

 

Tips agar ASI mudah dikeluarkan:

  • Memijat payudara mulai dari bagian atas dengan gerakan memutar dan menekan lembut ke arah dada.

  • Menekan lembut daerah payudara dari bagian atas hingga sekitar puting menggunakan jari dengan gerakan seperti menggelitik.

  • Mengguncang lembut payudara dengan arah memutar untuk membantu keluarnya ASI.

 

Memerah ASI dengan pompa elektrik

Dengan pompa ASI, Ibu bisa memerah dengan lebih cepat dan mudah dibanding menggunakan tangan.

  • Pilih pompa yang bentuknya sederhana , sehingga mudah digunakan dan mudah dibersihkan.

  • Pastikan pompa sudah disterilkan sebelum dipakai.

  • Sesuaikan isapan pompa dengan kenyamanan Anda (pegangannya dan besar pompa).

  • Kendurkan otot dan saluran ASI di payudara Ibu dengan menaruh handuk hangat di atas payudara, pijat payudara dengan lembut.

  • Lamanya memompa ASI sangan bergantung pada pompa yang digunakan. Pemerahan ASI bisa perlu waktu 15 - 45 menit dan tidak menyebabkan rasa sakit.